Kemudian daripada itu untuk membuat suatu pemerintahan negara Indonesia. Yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Sebaris kata-kata itu selalu menggema di otak saya. Apakah saya korban indoktrinasi Orde Baru ? Boleh jadi, karena semasa masih di SMP saya selalu menjadi petugas pembaca Pembukaan UUD 45. Terus terang barisan kata-kata tersebut lebih saya kenang ketimbang lantunan doa di upacara bendera. Apakah saya korban sekularisasi Orde Baru ? Tidak mengapa, karena bagi saya ‘kontrak sosial’ yang terbersit di benak para founding father kita itu sama indahnya dengan Piagam Madina.
Apa yang sebenarnya kita lindungi ? Menurut saya yang kita lindungi adalah asa bangsa ini. Asa untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga perdamaian dunia. Asa bangsa Indonesia tumbuh bersama kelahirannya sebagai masyarakat yang bermula dari imajinasi. Asa yang tetap berkecambah di tengah kemarau menghampiri.
Entries (RSS)
doktrin ato bukan, tetap berimajinasi melindungi dan membantu sesama…lam kenal pak dokter….